KonMari di Rumah Indonesia: Review Buku KonMari Mengubah Hidupku

by - October 03, 2018

Ketika menyebutkan kata KonMari pasti yang terlintas di pikiran kita adalah bukunya Marie Kondo. Tapi kali ini ada buku lain tentang KonMari yang ditulis oleh orang Indonesia lho. Wah, jadi penasaran ya? :D

Setelah tahun lalu (lama banget ya) saya menulis review buku Marie Kondo "The Life Changing Magic of Tidying Up", sekarang saya mau mereview buku tentang KonMari di Indoensia. Buku ini ditulis oleh Khoirun Nikmah yang sekaligus pendiri Komunitas KonMari Indonesia.

Buku bertajuk "KonMari Mengubah Hidupku" ini memang ditulis karena Khoirun Nikmah terinspirasi dari metode beres-beres KonMari yang awalnya dia tahu dari suaminya. Uniknya Niknik, panggilan akrab penulis, dan suaminya sama-sama suka berbenah sejak sebelum menikah hingga mendapatkan julukan Miss 5S dan Mister 5S diantara teman-teman kuliah mereka padahal kampus mereka berlainan lho. Wah, sudah berjodoh bahkan dari hobinya ya. :D

Prinsip berKonMari
Lewat debut bukunya ini, Niknik ingin membagikan pengalamannya menerapkan metode KonMari di rumah sesuai dengan kondisi di Indonesia. Sebelum memberikan panduan-panduan praktis cara penerapan metode KonMari di rumah-rumah Indonesia, menariknya Niknik terlebih dulu mengawalinya dengan membandingkan metode berbenah KonMari dengan metode-metode berbenah yang lain, khususnya yang berasal dari Negeri Sakura. Hmmm, ini yang menurut saya sangat menarik. Karena dari bagian ini saya jadi tahu bahwa trend berbenah itu sudah ada sejak lama di Jepang sana dan bisa dibilang berbenah itu ada ilmunya. Wow! Kebetulan juga salah satu metode yang dibandingkan di buku ini adalah metode Japanese Minimalism milik Fumio Sasaki yang pernah saya baca. Kapan-kapan ya saya bikin review bukunya. :D Selain itu, Niknik juga sedikit membahas tentang hubungan decluttering dengan Islam di awal bukunya. Mantap nih!

Salah satu metode decluttering yang dibandingkan
Bukan KonMari namanya jika dalam penerapannya tidak diawali dulu dengan perubahan pola pikir. Karena seperti yang dulu juga pernah saya tulis di postingan review buku Marie Kondo, metode KonMari ini bukan sekedar metode berbenah atau bertujuan beres-beres rumah. Tapi main goal dari metode ini adalah untuk mengubah hidup kita menjadi lebih menyenangkan dan positif melalui berbenah ala KonMari. Salah kaprah ini sih yang seringkali terjadi pada beberapa orang yang sudah membaca atau mengetahui metode KonMari tapi kemudian kambuh lagi ke kebiasaan lama. Hayo, ngacung yang merasa begitu? :p
Nah, di dalam buku ini Niknik mengingatkan kita tentang prinsip ini. Kita diajak untuk benar-benar memulai KonMari (lagi) dari nol. Mulai dari menentukan ideal lifestyle untuk rumah dan kehidupan kita sebelum memulai KonMari, bagaimana menikmati tidying festival, hingga cara-cara berKonMari bersama pasangan, anak, orangtua bahkan masyarakat. Komplit banget deh yakin!

Jadwal tidying festival ala Niknik
Selain memberikan panduan-panduan praktis tentang berKonMari di rumah, Niknik juga menceritakan bagaimana ia dan suaminya membangun Komunitas KonMari Indonesia yang awalnya hanya berupa sharing gratis dalam grup Whatsapp. Kini komunitas ini telah memiliki ribuan anggota dan juga sudah berkali-kali memberikan pelatihan. Keren ya!

Di bagian akhir di buku ini, Niknik membagikan cerita bagaimana KonMari mengubah hidupnya. Dan memang ini puncaknya. Di bagian ini Niknik membagikan pengalaman pribadinya bergelut dengan inner childnya yang ternyata sangat sentimentil. Juga tentang bagaimana ia mengubah lifestyle dan tentang menemukan passion lewat KonMari. Bahkan Niknik juga menyelipkan teori-teori psikologi dan self improvement termasuk konsep Ikigai dari Jepang lho. Menarik sekali! Saya jadi makin mantap untuk baca buku tentang Ikigai setelah ini. Hihii..

KonMari Mengubah Hidupku
Lastly, kesan dari fisik bukunya adalah "adem". :) Sampulnya yang putih polos dihiasi sedikit bunga dandelion warna hijau pastel. Super calming! Kenapa bunga dandelion ya? Mungkin itu simbol melepaskan barang-barang yang tidak spark joy melalui metode KonMari akan seringan meniup bunga dandelion. Hihii.. (mulai sok tahu). Dengan harga Rp 45.000 untuk 169 halaman, saya rasa buku ini cukup worth sih. Karena setelah membaca buku ini kita akan mendapatkan banyak informasi tidak hanya berkaitan dengan KonMari tapi juga tentang konsep-konsep self improvement yang lain. Dan yang tak kalah penting, di dalam buku ini juga diselipkan tips cara melipat aneka pakaian ala KonMari nih. :D

Tips melipat pakaian ala KonMari
Hmmm, reviewnya semua positif ya? Hihii.. Mostly iya sih. Karena memang saya mendapatkan banyak manfaat dari membaca buku ini. Ada prinsip-prinsip KonMari yang lebih saya pahami lagi setelah membaca buku ini. Dan saya jadi lebih sadar lagi tentang bagaimana Islam sejak awal mengajarkan kesederhanaan yang setelah saya maknai bertujuan agar hidup kita tidak disibukkan dengan tampilan-tampilan tapi lebih banyak fokus pada amalan-amalan. Spirit ini juga yang sepertinya ingin disampaikan oleh KonMari; agar kita tidak direpotkan dengan barang-barang yang tidak bermakna dan tidak menimbulkan kebahagian. Sebaliknya, kita bisa memanfaatkan waktu lebih banyak untuk mengembangkan diri dan menikmati waktu bersama orang-orang yang kita sayangi. :)

Saya kasih nilai 4,5/5 untuk buku ini. Semoga kalau ada edisi revisinya (ya kali :p) bisa dibahas lebih dalam lagi tentang contoh panduan-panduan praktis dalam melibatkan keluarga untuk berKonMari dan halamannya bisa ditambah lagi. Hihii..

Selamat berburu buku ini ya gais! :D



Mita Royya

------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Semua gambar adalah koleksi pribadi Mita Royya

You May Also Like

2 comments

  1. Replies
    1. Wah, terimakasih banyak mbak atas apresiasinya. 😊😇 Semoga bermanfaat ya mbak. Dan selamat berburu buku ini mbak. Hihii 😁

      Delete